THE BACKSTAGE
there's so much going on
unspoken in the back
of the mind

June 16, 2014

When two persons fall in love day by day.

He might make her cry, but nobody can make her smile like he does.
He might make her mad, but nobody can make her laugh like he does.
He might stress her out, but nobody makes her happier than he does.
Although it may feels like the right thing to do to leave him,
she just feels so wrong without him because nothing makes sense,
nothing feels the way it's supposed to,
nothing feels right.
But with him,
it's just something she can't explain.
Although it might feel like hell when they argue,
when they're getting along, it feels perfect.

May 14, 2014

Deep pathetic, he said

Tonight is not a new night. It is a same night when I would feel lonely, very sensitive and not confident about everything. The journey has not been too smooth. In fact, this journey is crazily bumpy; it hits my face too many times. I am tired, I am exhausted, but I am happy. To be able to create a smile in other people’s faces, deliver satisfaction for others, it’s so damn amazing to me.  But why? Why do I feel like this for so many times?

Indeed, everything is going to be alright at the end, but why do these feelings keep on coming back? Despite my hard work, despite the prayers I have sent, despite all the good things that have happened to me? Like it’s never enough. Like it’s an unfinished business.

May 11, 2014

Bertahan

Semakin hari semakin malas rasanya pergi kesana.
Ke sebuah bangunan yang harus kudatangi untuk memenuhi tanggungjawabku sebagai anak yang sudah dibiayai untuk bersekolah disana.
Bukan karena bosan dengan kegiatan belajar, bukan juga karena jadwal yang semakin sibuk.
Semata-mata karena lingkungan yang mulai berubah, gosip dan fitnah yang semakin lantang terdengar dan tersebar luas tanpa satu pun dari mereka ingin tahu kebenaran yang ada.

Aku harus bertahan.
Tuhan selalu punya cara untuk mengujiku. Mungkin ada satu waktu dimana aku merasa mendidih, muak dengan semua permainan-Nya. Ingin keluar. Atau mengumpat-umpat dengan segala sumpah serapah. Ayo bertahan. Kamu tidak sendirian, tih. Bukan satu-satunya yang sedang berjuang.

Tuhan, aku lelah.
Tapi aku harus yakin bahwa selalu ada senja yang mendamaikan, untuk mereka yang telah berhasil tetap bertahan setelah bertarung seharian. Di tengah terik yang menyengat dan melelahkan. Kata mereka, apa yang kamu keluarkan sepadan dengan apa yang kamu dapatkan, dari Dia yang Maha Memberi.

Jadi, jangan menyerah. Bertahanlah.

Ketika

Ketika kamu jatuh cinta, dan mendadak saja semuanya gelap gulita.
Kamu buta. Lalu kamu menjadi lemah tak berdaya. Rapuh dan gampang terluka.
Paranoid dan mudah terbakar, bahkan oleh sesuatu yang sangat tidak masuk akal.
Tahu tidak, hanya mereka yang sedemikian berharga, yang memiliki kuasa untuk melukaimu -sengaja ataupun tidak. Dan sebaliknya juga, hanya mereka yang sedemikian berharga, yang dapat menyenangkan hatimu hingga sebegitunya.
Kamu, menjadi rentan tertawa dan bahagia, karena sesuatu yang biasanya bahkan luput dari panca indera saking sederhananya.

May 10, 2014

Series of trade-offs

Life is a series of trade-offs. Sometime (or most of the time) you need to sacrifice something, but just remember to choose the thing that makes you happiest. Know one thing that makes you happy the most. Pick it, because why living a miserable life when you actually have the chance to pick another path?
If you haven’t found that ‘one thing’, then keep on looking. Do not settle and keep on walking. Especially don’t settle when the only thing that makes you stay is your fear slash you stay just because you are too afraid to take the risk.
Take the risk; it’s either now or never.
The future is in our hand, and I myself don’t want to be that person who in the end of her life, regrets a lot and asks ‘what if’ to herself.

May 04, 2014

Complicated me.

I just like to complicate myself, thinking of things I shouldn't bother, having stupid thoughts on small stuffs instead of feeling thankful and satisfied with what I got so far. Well, isn't it a classic issue?

So I am really wondering, will I survive this time? If I ever survive, am I just adapting or am I really getting mature and realistic (as opposed to being naive). 

Oh Ratih, why are you so complicated? Will you ever be 'a half-full glass'?

April 01, 2014

Ayo Kita Raih Mimpi

Seorang teman bercerita tentang penolakan dunia terhadapnya.
Tentang cerita masa lalunya yang sering diremehkan oleh orang-orang disekitarnya.
Hampir selalu.
Pengalaman pahit sejak masa sekolah yang tertumpuk hingga sekarang, tentu menimbulkan trauma psikologis yang menyakitkan.
Dihina karena pembawaannya yang kurang meyakinkan, kerena bermimpi menjadi dokter, karena membuat karya tulis, karena punya mimpi besar.
Dihina oleh mereka yang jika boleh jujur, sangat jauh dibawah temanku ini.
Sekarang dia berusaha mati-matian melakukan pembuktian supaya diakui oleh mereka.
Meskipun sudah beberapa bukti ia tunjukkan,
hello, memang mereka peduli?
Yang ada malah semakin diremehkan, semakin tidak dihargai.
"kamu nggak tau sih rasanya diginiin.."
Maaf, aku memang sedikit lebih beruntung.
Tapi, aku bisa jadi tempat cerita, tempat kamu menumpahkan semua emosi.
Dan aku akan membantumu mewujudkan mimpimu, dan membuktikan pada mereka siapa kamu sebenarnya dan betapa hebatnya kamu.
Hidupmu nggak menyedihkan, karena ada aku yang selalu ingin membahagiakanmu.
Tapi tolong, pembuktian itu bukan segalanya.
Bukankah menabung untuk masa depan di dunia sana lebih penting?

Proposal skripsi, gerimis, telepon, teh tarik.